24.4 C
Indonesia
Sunday, May 19, 2024

Erick Thohir Optimis Holding BUMN Danareksa Mampu Bersaing di Level Dunia

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir meresmikan Holding Danareksa yang membawahi beberapa perusahaan lintas sektor. Holding itu untuk memperkuat bisnis dan optimalisasi sumber daya perusahaan.
Dia menegaskan, Danareksa menjadi holding spesialis transformasi pertama milik BUMN, yang berstandar dan berskala internasional. Erick mengaku, tujuan dibentuknya holding ini adalah agar terciptanya sinergitas bisnis model di antara perusahaan BUMN yang tidak masuk dalam 12 klaster.
“Ada perusahaan-perusahaan atau investasi BUMN yang saya rasa perlu pemikiran, pendampingan secara kontinyu. Padahal potensinya luar biasa,” kata Erick dalam keterangannya, Kamis 21 Juli 2022.
Erick mengklaim, transformasi yang dijalankan BUMN, termasuk Danareksa, telah mencatatkan hasil yang luar biasa. Dengan efisiensi dan konsolidasi serta dengan Good Corporate Governance (GCG) yang baik, transformasi-transformasi ini terbukti menghasilkan peningkatan pendapatan Pemerintah dari BUMN hingga Rp60 triliun di masa krisis pandemi lalu.
Karenanya, Erick menegaskan bahwa amanah untuk mengelola transformasi anak-anak perusahaan, merupakan tugas besar yang harus dituntaskan dan tidak kehabisan `stamina` di tengah jalan.
“Saya berharap apa yang kita lakukan sama-sama ini akan terus membesar dan terus berkontribusi kepada negara, partner, pemerintah daerah, dan tentu swasta,” ujarnya.
Tentunya, lanjut Erick, transformasi usaha-usaha di bawahnya juga perlu terus didorong, karena ini bagian dari korporasi yang sehat dan pelayanan masyarakat yang baik. “Di era perubahan yang terjadi ini, saya mengharapkan Danareksa membuat terobosan-terobosan terus,” kata Erick.
Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada Direksi dan Dewan Komisaris dari 10 BUMN, yang kini menjadi anggota Holding Danareksa.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada direksi dan komisaris anak-anak perusahaan holding yang terus bisa legowo, membuka diri bahwa kita harus bersinergi menjadi sebuah kekuatan tidak berdiri sendiri satu dan lainnya,” ujarnya.
Sebagai informasi 10 BUMN yang masuk dalam Holding BUMN Lintas Sektor adalah PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Industri Wijayakusuma,dan PT Kawasan Industri Makassar. Kemudian, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Balai Pustaka, PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, dan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut.

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer